 |
| Image Courtesy: directory.ac |
Mencetak foto bukan lagi hal yang repot. Tidak perlu pergi ke photo studio untuk mencetak sampai ukuran 10R. Kamera digital juga makin terjangkau harganya dengan kemampuan direct printing yang memungkinkan kita untuk mencetak foto langsung dari kamera tanpa perantara komputer. Printer inkjet sekarang memiliki kualitas cetak fotografi yang semakin bagus dengan harga yang juga sangat terjangkau. Soal software editor foto, kita bisa gunakan yang gratis tapi powerful seperti Photoscape, Picasa, atau langsung mengeditnya di Picnik (layanan edit foto online).
Ada beberapa pilihan jenis kertas yang bisa kita gunakan untuk mencetak gambar, diantaranya;
- Inkjet paper
- Matte paper
- Glossy paper
- Silky paper
Inkjet paper menghasilkan kualitas warna yang lebih tajam dibandingkan mencetak menggunakan Plain paper (HVS standard). Kita bisa memilih jenis kertas ini untuk mencetak brosur atau gambar-gambar pendukung untuk lampiran. Akan tetapi, jenis kertas ini kurang bersahabat dengan printer, karena, berdasarkan pengalaman saya, zat yang dipakai untuk lapisan permukaan kertas membuat karet penggulung kertas lebih cepat rusak. Printer jadi sulit me-loading kertas dengan baik.
Matte paper lebih tebal daripada inkjet paper. Umumnya kita bisa menggunakan dua sisinya untuk mencetak, tidak seperti inkjet paper yang hanya bisa satu sisi. Kita bisa menggunakan kertas ini untuk membuat business card atau brosur. Matte paper dan Inkjet paper memiliki permukaan doff (tidak mengkilap).
Glossy paper memiliki permukaan yang halus dan mengkilap sehingga cocok bila digunakan untuk mencetak foto. Dulu saat pertama saya belajar photoshop, saya sering menggunakan jenis kertas ini untuk mencetak foto instant. hasilnya cukup bagus, menghasilkan pewarnaan yang tajam. Pilihlah ukuran gram yang kecil (tipis) supaya printer tidak kesulitan me-loading kertas. Sayangnya, hasil cetak tidak bisa tahan lama. Jika foto kita pajang di dinding, setelah kurang lebih 1 atau 2 bulan, warna akan memudar oleh suhu udara. saya lebih suka memajang hasil cetaknya di album besar, dan memang bertahan lebih lama, karena lebih terlindung dari suhu udara.
Permukaan Silky paper juga halus dan mengkilap. Akan tetapi memiliki tekstur berbintik seperti permukaan kulit jeruk. Saya lebih suka menggunakan jenis kertas ini untuk mencetak foto. Harganya memang biasanya lebih tinggi dari glossy paper. Hasil cetak lebih tahan lama, lebih tahan dengan suhu udara, dan menghasilkan warna yang sangat tajam. Saya mencetak foto anak saya 8 bulan yang lalu, saya pasang berbingkai di tembok ruang keluarga dan sampai sekarang warnanya masih bagus. Tekstur kertasnya membantu gradasi warna lebih hidup. Printer saya tidak pernah kesulitan me-loading kertas karena belakang printable area-nya lebih halus daripada glossy paper.